🪔 Efek Piston Besar Klep Kecil

Halyang sama terjadi saat ingin membuang gas sisa pembakaran. Jawaban singkat atas masalah ini, buat klep In membuka lebih lama, yang berarti memperbesar durasinya. Untuk memaksimalkan aliran saat langkah buang, banyak desainer cam Extreme memulai klep membuka medekati posisi saat piston berada di tengah-tengah langkah Usaha. Jangan Terjebak Lebar! Sudah banyak tukang bubut jago ganti klep 4-tak dengan ukuran payung lebar. Akibatnya banyak salah kaprah. Katanya, mau kencang kudu pakai payung klep lebar selebar-lebarnya. Padahal itu salah kaprah, Cuy! Contoh sederhananya seperti aliran air dalam slang. “Jika ukuran slang besar, air yang mengalir kurang deras. Sama seperti payung klep kegedean,” ujar Tomy Huang dari Bintang Racing Team alias BRT. Payung klep terlalu besar, tenaga atau torsi dihasilkan berkurang. Padahal, untuk membangun motor kencang, butuh aliran atau velocity gas bakar kencang juga. Pendapat senada, diakui Chandra Sopandi dari Master Tjendana. “Bikin 4-tak berlari, butuh harmonisasi cc mesin dengan diameter payung klep,” ungkap pria yang punya bengkel bubut di Jl. Pagarsih, No. 146, Bandung, Jawa Barat. Menurut pria lumayan ganteng dan sedang cari pasangan hidup ini, ada dua acuan. Pertama, merujuk Graham Bell, pengarang buku Four Stroke Performance Tuning Inggris. Pria yang sudah berkecimpung dalam riset selama 28 tahunan ini, membuat tabel besaran klep sesuai kapasitas silinder. Misal, di motor bore up 125 cc. Disarankan pakai klep in diameter 1,16 inci. Kalau dijadikan mm dikalikan 25,4. Maka hasil yang didapat 29,4 mm. Begitu juga klep buang yang disarankan pakai 1 inci atau 25,4 mm. Dengan pemakaian klep ini, power terjadi di rpm. Malah rpm bisa bertambah lagi menjadi rpm, jika diameter silinder lebih besar dari langkah over-square. Acuan kedua, lebih mudah buat dipakai. Menentukan diameter payung klep pakai rumus 0,5-0,6 dikalikan diameter piston. Itu buat klep masuk. Sedang klep buang sekitar 80-86 persen dari besar klep masuk. “Metode ini, juga didapat dari Graham Bell,” kata Tomy yang tak hanya jago bikin CDI programable, tapi juga jago bikin motor balap. Ambil contoh! Pakai diameter piston 65 mm, maka klep masuk ukuran 32,5 mm. Sedang klep buang atau ex berarti ukuran 27,6 mm. “Tapi tergantung dari mekanik itu sendiri. Biasanya jika hasil pembagian memiliki koma di belakang, maka bisa pakai ukuran klep setingkat di atas atau di bawah. Misal, 27,7 mm. Maka bisa pakai klep 27 atau 28 mm. Menurut Tomy lagi, menghitung dengan cara ini ada kompromi. Misal, kalau mau dapat torsi lebih cepat, bisa bagi diamater piston dengan perbandingan lebih kecil. Misal, 65 mm dikali 0,5. Bukan 0,6. “Ini semua berdasarkan pengalaman,” bilang Tomy. PENGARUH BATANG KLEP Memilih klep payung lebar memang susah. Banyak sih terapkan dari mobil. Tapi risiko yang ditanggung tidak sebanding. Batang klep kelewat besar punya bobot berat dan gesekan gede. “Lebih bagus pakai yang punya motor, batangnya kecil. Cari yang aftermarket,” anjur Suwarno Harjo Setio, produsen klep TK dan bos toko Polaris dari Kebon Jeruk III, No. 51, Kota, Jakarta Barat. Itu bikin Koh Setio membuat klep TK dengan berbagai tingkatan. “Seperti Jupiter-Z, klep in standar 23 mm. Variasinya dari 23 sampai 31 mm. Sedang klep buang standar 20 mm, penggantinya ada sampai 24 mm,” jelas bos Koh Setio yang bisa ditanya soal ukuran payung klep lewat 021 6248852.
Daridiameter piston kita akan tentukan ukuran diameter klep in = 50% diameter piston,klep ex = 80% diameter klep in,port in = 82 % dimeter klep in,port ex = 100% diameter klep ex,dgn jarak piston mendem dari bibir silinder = Dx0.013. hanya perbedaan keluaran api busi besar atau kecil hasilnya akan sama apaibila timing pengapiannnya dibuat
- Ragam performance part untuk menaikkan performa mesin motor banyak sekali ragamnya. Selain ada bore up kit dan noken as racing, ada juga throttle body atau biasa disingkat TB. TB sendiri merupakan jalur masuknya udara ke ruang bakar di mesin injeksi. Di sinilah berapa banyak udara yang masuk ditentukan lewat besarnya bukaan throttle valve. Selain itu di TB juga jadi rumah berbagai sensor yang mendukung kinerja sistem injeksi. Seperti TPS Throttle Position Sensor, MAP Mass Absolute Pressure sensor, dan IAT Intake Air Temperatur sensor. Lalu bagaimana sih cara menentukan besarnya diameter TB agar sesuai dengan spesifikasi mesin, terutama yang telah di-upgrade? Baca Juga Vespa Sprint 150 Bore Up 200 Cc, Custom Kem, Reamer TB, Tenaga 16 Dk Dok. OTOMOTIF Menentukan diameter TB bisa juga dengan melihat diameter klep yang digunakan “Salah satunya pakai rumus fisika, jadi gimana caranya udara masuk dari saluran yang besar ke kecil,” buka Thomas William, tuner dari Reisen Motoshop. “Sama kayak selang air aja, kita bikin kecil maka semprotan jadi kencang. Jadi gimana caranya dapat tekanan yang kuat dengan volume sebesar-besarnya. Untuk itu bisa dilihat berdasarkan diameter klep yang digunakan,” imbuhnya. Diameter klep yang sudah diperbesar ini bisa menjadi patokan juga untuk memilih TB, “Misal klep in 31 mm, bisa pakai TB yang diameternya +4 mm atau 35 mm. kalau TB terlalu besar, kecepatannya tinggi tapi volume gak akan besar, padahal targetnya kan volume. Kalau volume gak mencukupi berarti gak efisien, boros doang,” rincinya. Menentukan diameter TB berdasarkan besarnya diameter klep ini juga diiyakan oleh Danu Andri Wibisono dari Duta Motor Sport DMS. Baca Juga Yamaha Lexi Bore Up 200 Cc, TB 34 Mm, Head dan ECU BRT Tenaga Naik 94%
\n\n \n\n\nefek piston besar klep kecil
.